Selasa, 26 April 2016

One Week Friends

One Week Friends
"I don't remember you at all. That probably means that you were my friend last week."
- Fujimiya Kaori -

“kenangan memang penting, tetapi ada hal yang jauh lebih penting. Hal itu adalah terus membuat kenangan baru.”
Yuuki Hase -

Kaori Fujimiya, seorang gadis SMA (yang nampak) biasa, manis dan wajah muramnya. Kemudian ada Yuki Hase, teman sekelas Kaori yang merasa terganggu dengan kebiasaan Kaori, suka menyendiri.  Dengan diselimuti penuh dengan rasa penasaran, Yuki pun memberanikan diri untuk mengajak Kaori bicara untuk mengetahui sebenarnya ada apa dengan Kaori, apa yang salah sehingga dia suka sendiri ketimbang kongkow bareng temen-temen cewe yang lain di kelas.

Dengan penuh dedikasi tinggi dan rasa gak tau malu, akhirnya Yuki bisa mengubah Kaori yang awalnya ogah-ogahan bicara jadi mau bicara dengannya. Setelah cukup akrab (di minggu awal), Yuki merasa kalau tidak ada yang salah dengan Kaori, tapi masih timbul di dalam benaknya kenapa dia bisa jadi begitu dingin saat di kelas bahkan meminta Yuki untuk tidak menyapanya saat berada di dalam kelas. Namun keanehan terjadi saat minggu berikutnya mereka bertemu untuk bicara lagi... Kaori tidak lagi mengenali Yuki seperti minggu sebelumnya.

Ternyata Kaori mengalami sebuah kondisi medis aneh yang membuatnya melupakan semua ingatan tentang teman dan hal itu rutin terjadi setiap hari Senin. Membuat Yuki mengerti kenapa Kaori tidak lagi mengenalinya saat bicara di hari Senin. Setelah mengerti itu Yuki pun menginginkan teman sekelas yang lain juga mengetahui keadaan Kaori itu dan jadi mengerti dirinya. Namun itu tidaklah mudah, mengingat itu adalah kondisi medis yang langka dan terdengar tidak masuk akal untuk sebagian besar orang.

Proses menerima 'penyakitnya' Kaori pun juga tidak mudah bagi Yuki karena harus makan hati dilupakan setiap minggunya, hingga akhirnya dia menyarankan agar Kaori menulis buku diari untuk dibaca di setiap Senin sebelum sekolah jadi dia ingat tentang Yuki. Cara itu cukup efektif pada awalnya, hingga di penghujung seri dibuat agak pedas dan menyakitkan dikit bagi Yuki.

Dengan proses yang penuh kesabaran dan dedikasi, akhirnya usaha Yuki membuahkan hasil, Kaori jadi bisa banyak berteman lagi. Yang pertama adalah sahabatnya Yuki yang mencoba kenal juga dengan Kaori, dia adalah Shogo Kiryu, seorang pria dingin misterius yang selalu bicara blak-blakan. Kemudian ada Saki Yamagishi, seorang gadis kecil imut yang juga memiliki masalah ingatan sama seperti Kaori. Hingga akhirnya sekelasan pun banyak yang ingin kenal Kaori, yah sekalian modus buat minta ajarin matematika juga, soalnya Kaori jago matematika.

Yuki, Kaori, Shogo dan Saki menjadi lebih dekat dan sudah mendekati tingkat sahabat. Mereka pun jadi sering menghabiskan waktu bersama bareng, seperti liburan bareng, jalan bareng, makan bareng, belajar bareng, dan banyak kegiatan bareng lainnya. Karena Yuki cenderung ke Kaori, Shogo dan Saki juga menjadi cenderung satu sama lain, berhubung mereka juga sudah sekelas saat masih SD.

Suasana jadi memanas ketika ada seorang anak pindahan bernama Hajime Kujo di kelas mereka. Dia adalah seorang pria keren populer yang ternyata adalah mantan kekasih Kaori semasa SD. Kujo hanyalah cowo cemen yang terus saja mengatakan "aku tidak peduli dengannya (Kaori)" dengan penuh kemunafikan di dalam diri. CIH! Bahkan langsung mundur gitu aja saat mengetahui kalau Yuki lagi dekat sama Kaori. Namun kehadiran Kujo ini memperjelas alasan mengapa Kaori bisa sampai kehilangan ingatannya saat kelas 6 SD.
Kujo bercerita bahwa Kaori menderita penyakit tersebut sejak dulu trauma dengan teman lamanya. Dan kemudian terjadi kecelakaan antara Kaori dan teman lamanya.